Agar ‘Netizen’ Tak Hanya Tahu Seno Gumira Ajidarma dan Agus Noor: Buku-buku Lama yang Terbit Ulang dan Saya Rekomendasikan untuk Dibaca Generasi Sekarang

Pernahkah kamu membaca cerita-cerita ajaib karya sastrawan Danarto yang dikumpulkan dalam buku berjudul ‘Gergasi’? Tahukah kamu bahwa jauh sebelum dikenal sebagai pembawa acara jalan-jalan dan makan-makan di televisi dan memperkenalkan celetukan “mak nyus” yang kemudian populer di masyarakat, Bondan Winarno adalah seorang penulis cerita (pendek) yang piawai? Mengapa hampir semua tokoh pria dalam cerpen-cerpen Seno…

Orang Solo di Pekalongan

Di luar dugaan, hotel yang saya pesan via Traveloka ternyata dilewati oleh bus yang saya tumpangi sebelum sampai ke terminal. Itu artinya, saya tak perlu repot-repot naik becak atau ojek dan tanya sana-sini. Saya segera bangkit dan turun, setelah sebelumnya mengantisipasi begitu bus ternyata memasuki Jalan Cipto Mangunkusumo —nama jalan yang tertera di voucher hotel—…

Dalam Keyakinan Orang Baik-baik

         –catatan saya pada awal 2009 atas fenomena kemunculan Mario Teguh Seorang teman menyatakan ketakpercayaannya ketika tahu, saya suka menonton acara Mario Teguh Golden Way di Metro TV setiap Minggu petang. Ceritanya, teman saya itu mengirim SMS dengan pertanyaan, ‘lagi di mana lu, lagi ngapain?’ Dan, ketika saya jawab, ‘di rumah nonton TV, acara mario…

Perjalanan Kaum Pesolek Kelas Bawah dan Metafora Lainnya: Tatapan Lebih Lanjut atas Lirik Lagu Indonesia

7. Dengan kilasan kasus-kasus ajaib yang saya highlight di atas, saya hendak menunjukkan bahwa setidaknya sejak munculnya tulisan Remy Sylado itu, lirik lagu Indonesia sudah melangkah sangat jauh, dan mencapai titik-titik yang barangkali paling kreatif yang bisa dicapai. Dalam pada itu, kita juga sering mendengar cerita yang terungkap di media tentang bagaimana para pencipta lagu…

Tatapan Terkini atas Lirik Lagu Indonesia

1. Tulisan Remy Sylado tentang betapa bebalnya lirik lagu Indonesia sampai saat ini belum memiliki bandingan. “Musik Pop Indonesia: Suatu Kebebalan Sang Mengapa”, demikian judul tulisan itu, terbit pada tahun 1977 di Majalah Prisma. Pada 1983 tulisan itu dihimpun kembali oleh Edi Sedyawati dan Sapardi Djoko Damono dalam bunga rampai berjudul “Seni dalam Masyarakat Indonesia”…

Antropologi (Buku) Masakan Indonesia

Jika kau berjalan-jalan di toko buku hari-hari ini, niscaya akan menjumpai satu bangku rendah khusus yang digunakan untuk memajang buku-buku memasak karangan Sisca Soewitomo. Hampir semuanya hardcover, dengan ukuran buku lebar dan berdesain sampul mencolok penuh warna, dengan ciri utama gambar wajah sang penulis yang pernah akrab di acara masak-memasak di layar kaca, jauh sebelum…

Puasa dan (Hilangnya) Kegembiraan

Mari kita mulai dengan sebuah kejujuran. Jika sampai di usiamu saat ini kamu masih berpuasa, itu karena menjalankan ibadah atau sekedar melanjutkan kebiasaan yang sudah “telanjur” bertahun-tahun kamu jalani? Pertanyaan macam apa itu! Demikian barangkali sahutan yang terlontar dari sebuah sudut. Kedengarannya memang seperti sebuah pertanyaan yang mengada-ngada. Namun, kesan itu sebenarnya muncul hanya karena…