“Mencari Rumah yang Lain”: Kota, Kopi, Ruang

Bangku semen memanjang, lampu-lampu bergelantungan. Seorang pria bercelana jogger abu-abu, sepatu sport dan polo shirt putih duduk di ujung bangku, bersedekap tangan, menatap ke kejauhan. Seorang yang lain, mungkin temannya, mungkin pacarnya, memotretnya. Klik. Pria bercelana jogger berdiri. Ganti posisi. Ganti pose dan gaya. Setelah beberapa kali jepretan lagi, dia menenteng ranselnya, masuk ke kafe,…